Memberi ruang waktu sebelum memutuskan bukan berarti menunda tanpa arah. Justru jeda kecil membantu membuat pilihan terasa lebih ringan dan tidak menekan. Ruang ini memberi kesempatan untuk mendengarkan diri sendiri.
Ruang waktu bisa sesingkat beberapa menit. Berhenti sejenak, mengalihkan perhatian, atau membiarkan pikiran tenang membantu melihat pilihan dengan sudut pandang yang lebih lembut. Tanpa tekanan waktu, keputusan terasa lebih alami.
Dengan kebiasaan memberi ruang, hari terasa lebih lapang. Tidak semua hal harus diselesaikan sekaligus. Memberi jarak antara pertanyaan dan jawaban membantu menjaga suasana tetap stabil sepanjang hari.
Ketika ruang waktu menjadi bagian dari keseharian, proses memilih terasa lebih menyenangkan. Keputusan tidak lagi terasa berat, melainkan bagian dari alur hidup yang nyaman.